Kelompok Hibah Jarpak 1634 UNS Implementasikan ...

Kelompok Hibah Jarpak 1634 UNS Implementasikan Program Pengelolaan Sampah 4M di Desa Kemiri

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Karanganyar — Kelompok 1634 Program Studi S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Sebelas Maret melaksanakan Program Hibah Pembelajaran Berdampak melalui skema “Membangun Desa” di Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Program ini menjadi bentuk penerapan pembelajaran berbasis pengalaman nyata di luar kampus, sekaligus mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang berdampak dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk implementasi program, kelompok kami menyusun Gerakan Kemiri 4M sebagai upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui empat tahapan, yaitu mengenali, memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Program ini menyasar masyarakat Dukuh Beji, Desa Kemiri, dan murid SD Negeri 03 Kemiri melalui sosialisasi mengenai jenis, pengelolaan, dan pemanfaatan sampah rumah tangga, serta pendampingan pengolahan sampah menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk organik.

Program ini dilatarbelakangi masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait pengelolaan sampah meskipun Desa Kemiri pernah meraih penghargaan sebagai Terbaik I Desa Mandiri Sampah. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Program pengabdian masyarakat Kelompok 1634 diawali dengan koordinasi bersama SDN 03 Kemiri pada 31 Maret 2026 terkait pelaksanaan sosialisasi pengelolaan sampah melalui Gerakan 4M. Kegiatan dilanjutkan pada 2 April 2026 dengan penyerahan vandel dan edukasi interaktif kepada siswa mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik. Sebagai tindak lanjut, pada 9 April 2026 dilaksanakan praktik pembuatan ecobrick bersama siswa yang diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan praktik, permainan edukatif, dan penilaian ecobrick paling kreatif oleh guru. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta kreativitas siswa dalam pengelolaan sampah sejak dini.

Kelompok Hibah Jarpak 1634 UNS Implementasikan Program Pengelolaan Sampah 4M di Desa Kemiri

Selain kegiatan di lingkungan sekolah, program pengabdian ini juga melibatkan ibu-ibu PKK Dusun Beji melalui sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga pada 18 April 2026 dengan menghadirkan narasumber dari Yayasan Gita Pertiwi. Kegiatan ini membahas pemanfaatan sampah dapur menjadi pupuk organik cair serta pentingnya pengelolaan sampah organik bagi lingkungan. Selanjutnya, pada 25 April 2026 dilaksanakan praktik langsung pembuatan pupuk organik cair mulai dari proses pemilahan bahan hingga fermentasi. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam mengelola sampah secara mandiri demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Kelompok Hibah Jarpak 1634 UNS Implementasikan Program Pengelolaan Sampah 4M di Desa Kemiri

Program Hibah Pembelajaran Berdampak UNS yang dilaksanakan oleh Kelompok 1634 melalui Gerakan Kemiri 4M menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari edukasi sederhana dan praktik langsung bersama masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi, pembuatan ecobrick bersama siswa SDN 03 Kemiri, serta pelatihan pembuatan pupuk organik cair bersama ibu-ibu PKK Dusun Beji, program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang pemilahan dan pemanfaatan sampah, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kelompok 1634 berharap Gerakan Kemiri 4M dapat terus diterapkan secara berkelanjutan sehingga Desa Kemiri mampu memperkuat budaya hidup bersih, sehat, dan mandiri dalam mengelola sampah.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan