JATENGKU.COM, SUKOHARJO — Tim KKN Literasi 322 Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan pemerintah Desa Ngemplak menggelar kegiatan literasi berupa Lomba Mewarnai dan Mengulas Buku. Kegiatan ini merupakan salah satu program KKN Literasi yang bermitra dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dengan fokus pada peningkatan budaya literasi melalui pendampingan di perpustakaan desa atau Taman Baca Masyarakat (TBM) yang telah ditentukan.
Tim KKN Literasi 322 ditempatkan di Perpustakaan Ngudi Ilmu, Desa Ngemplak, Kartasura, Sukoharjo. Perlombaan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Juli 2025 di Balai Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Peserta lomba mewarnai adalah anak-anak pada tingkat PAUD dan TK, sedangkan lomba mengulas buku untuk tingkat SD sebagai salah satu program kerja KKN Literasi untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini.
Sebanyak 58 anak PAUD dan TK menjadi peserta lomba mewarnai, sementara lomba mengulas buku diikuti oleh delapan peserta dari empat Sekolah Dasar yang ada di Desa Ngemplak. Peserta sangat antusias mengikuti lomba. “Kegiatan literasi bukan hanya sebatas membaca buku, melainkan tentang bagaimana anak dapat berpikir kritis, berimajinasi, dan percaya diri dalam menyampaikan ekspresi dan gagasannya,” ujar salah satu mahasiswa KKN Literasi 322 UNS.
Lomba mewarnai berlangsung selama 45 menit dengan media gambar animasi yang sederhana sesuai tingkat perkembangan anak PAUD dan TK. Untuk lomba mengulas buku, peserta terlebih dahulu membaca buku yang telah ditentukan, yaitu buku hibah dari Perpusnas RI yang berjudul “Cerita Dini” selama 30 menit, dilanjutkan dengan penyampaian ulasan buku di depan peserta lomba mewarnai, perangkat desa, dan dewan juri. Penilaian kedua lomba dilakukan oleh perwakilan mahasiswa KKN Literasi 322 UNS.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meningkatkan budaya literasi. Kepala Desa Ngemplak, Bapak Slamet, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk mendorong kualitas sumber daya manusia sejak dini. Selain itu, kegoatan literasi juga harus menjadi kebiasaan masyarakat. “Masyarakat harus terbiasa dengan budaya membaca karena literasi merupakan bekal penting bagi generasi penerus dalam menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ibu Endang, selaku Kepala Perpustakaan Ngudi Ilmu mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan. “Terima kasih atas bantuan semua pihak, terutama mahasiswa KKN Literasi yang membantu keberjalanan acara dan berharap dengan diselenggarakannya lomba ini dapat memotivasi anak-anak usia dini untuk mencintai budaya literasi.” Beliau menambahkan bahwa Perpustakaan Ngudi Ilmu mempunyai berbagai prestasi, salah satunya Juara I Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2023.
Kegiatan berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari orang tua dan guru. Antusiasme peserta dan dukungan orang tua tersebut menunjukkan bahwa budaya literasi sudah mendapat hati bagi masyarakat Desa Ngemplak. Tim KKN Literasi 322 UNS dengan Pemerintah Desa Ngemplak juga menyediakan paket hadiah menarik, berupa piala, sertifikat, uang pembinaan, serta paket alat tulis bagi para pemenang. Masing-masing perlombaan diambil Juara I, II, dan III, serta Juara Harapan I.

Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya literasi dapat terus berkembang di Desa Ngemplak dan kegiatan literasi seperti ini terus berlanjut agar Desa Ngemplak dapat menjadi contoh sebagai desa literasi yang inspiratif bagi daerah lainnya. Bagi mahasiswa, KKN Literasi 322 UNS bukan hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi menjadi pengalaman berharga yang meninggalkan jejak positif berupa tumbuhnya kesadaran bersama akan pentingnya literasi sejak usia dini.