JATENGKU.COM, Depok – Program Bank Sampah Pondok Lestari adalah program yang sudah berjalan di Desa Bojongsari, Kota Depok. Program ini menyelenggaran proses jual beli sampah dari masyarakat sekitar. Saat ini warga sekitar dapat melakukan penjualan sampah dengan cara mendatangi Pondok Lestari setiap hari sabtu, lalu menimbang sampah dan sampah akan dikonversi dengan harga jual saat itu. Secara keseluruhan proses ini berjalan secara konvensional tanpa ada keterlibatan sistem dan alat.
Sebagai sarana dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Telkom University (Kampus Jakarta) merancang suatu alat berbasis IoT yang terhubung ke Webiste untuk proses penimbangan sampah. Alat yang dibangun adalah alat penimbang otomatis, yang terhubung ke sistem berbasis website sehingga mampu melakukan pencatatan dari hasil penimbangan sampah secara real time.

Sistem yang dibangun dapat digunakan oleh pihak pengelolaan dan nasabah. Sebelumnya pencatatan jumlah sampah yang disetorkan dan saldo yang didapatkan dilakukan secara konvensional, yaitu menggunakan buku tabungan, selain itu pihak pengelola juga mengalami kesulitan dalam memantau buku tabungan nasabah. Selain itu nasabah juga tidak mendapatkan informasi terkait harga jual sampah selain saat proses penimbangan.
Adanya alat yang dirancang dari pihak dosen dan mahasiswa dari Telkom University, dapat membantu semua proses yang berjalan secara transparan, mulai harga terkini masing-masing jenis sampah, riwayat penimbangan, dan total sampah dan total saldo yang didapatkan.
Acara ini dihadiri oleh pihak pengelola Bank Sampah, dan nasabah. Terlihat warga dan pihak pengelola sangat antusias dengan adanya rancangan alat dan sistem yang baru ini. Melalui pengembangan alat ini diharapkan dapat membantu dari pihak nasabah dan pengelola.
Acara penyerahan alat dan sistem ini berjalan lancar, serta mendapat apresiasi yang baik dari warga dan pihak pengelola sampah Pondok Lestari. Para dosen dan mahasiswa juga berencana untuk melakukan kegiatan serupa di masa yang akan datang dengan harapan lebih banyak warga yang mendapatkan manfaat dari adanya program ini.
Kontributor: Putri Rizqiyah, Universitas Telkom
Editor: Handayat