JATENGKU.COM, UNGARAN — Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS 19 melaksanakan program pengenalan dan penerapan teknik hidroponik di Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat. Tujuan dari program ini adalah memperkenalkan metode bercocok tanam modern yang ramah lingkungan, menghemat lahan, serta menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi tentang dasar-dasar hidroponik, mulai dari cara merakit instalasi sederhana, pemilihan jenis bibit sayuran, hingga cara merawat tanaman. Warga, terutama ibu-ibu PKK, diundang untuk berpartisipasi secara langsung dalam praktik menanam sayuran hijau menggunakan media air yang mengandung nutrisi.
Antusiasme warga terlihat dari semangat mereka mengikuti pelatihan dan mencoba secara langsung menanam sayuran hidroponik. Diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di rumah masing-masing untuk mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi keluarga.
Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS 19 menjelaskan bahwa program hidroponik ini tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memiliki potensi sebagai peluang usaha kecil bagi masyarakat.
“Dengan teknik hidroponik, masyarakat bisa memanfaatkan lahan sempit untuk bercocok tanam, sehingga hasilnya bisa dikonsumsi sendiri atau dijual sebagai tambahan penghasilan,” ujarnya.
Program hidroponik ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa UPGRIS dalam mendukung masyarakat desa menuju pola hidup sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa dan warga, diharapkan Desa Keji dapat menjadi contoh penerapan inovasi pertanian modern di tingkat desa.