Sosialisasi dan Pendampingan Program Dana Bantu...

Sosialisasi dan Pendampingan Program Dana Bantuan Operasional Pemkot Semarang untuk Ketua RT oleh Mahasiswa KKN-T 45 Universitas Diponegoro

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SEMARANG — Hieronymus Kakaputra Waluyo, mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Diponegoro, melaksanakan program kerja monodisiplin berupa sosialisasi dan pendampingan program bantuan dana operasional RT oleh Pemerintah Kota Semarang di Dusun Sironjang, Kel. Pakintelan, Kec. Gunungpati.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 45 Sironjang yang berlangsung sejak Juli hingga Agustus 2025.

Fokus pendampingan diarahkan pada Ketua RT 01 dan Ketua RT 03 di wilayah RW 01. Penentuan sasaran tersebut dilakukan berdasarkan hasil koordinasi langsung dengan masing-masing ketua RT, yang dimana kedua RT tersebut mengungkapkan adanya kendala dalam menyusun dokumen RAP dan dokumen wajib untuk mencairkan dana operasional RT sebesar Rp25 juta dari pemerintah Kota Semarang.

Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman terhadap jenis kegiatan yang diperbolehkan, kesulitan dalam pengeditan file pengajuan pencairan RAP, dan penyusunan dokumen pengajuan pencairan.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan secara bertahap, dengan Ketua RT 01 pada 29 Juli 2025 dan Ketua RT 03 pada 31 Juli 2025. Dalam kegiatan ini, beberapa hal yang disosialisasikan mengenai ketentuan umum, tujuan pemberian operasional, usulan rencana anggran, pengajuan pencairan, penggunaan dan pertanggungjawaban dengan mengacu pada Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 32 Tahun 2025 Tentang Pedoman Pemberian Bantuan Operasional Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

Pendampingan dilakukan dengan pendekatan dialogis agar ketua RT dapat menyusun dokumen pengajuan, susuan RAP, dan pencairan secara mandiri dan memahami prinsip penggunaan anggaran. Pengguaan leaflet juga diharapkan dapat memberikan informasi penting yang mudah dipahami, sehingga Ketua RT dapat memiliki gambaran dan langkah yang jelas mengenai program ini.

Sebagai program kerja monodisiplin yang sesuai dengan bidang keilmuan Ilmu Pemerintahan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas tata kelola di tingkat RT serta mempercepat proses administrasi agar dana bantuan operasional dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan lingkungan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya melihat masih ada kebingungan dari pihak RT dalam menyusun rencana anggaran. Maka dari itu, saya merasa penting untuk hadir dan membantu proses tersebut agar dana yang diberikan tidak hanya cair, tapi juga digunakan secara tepat dan berdampak langsung bagi lingkungan masyarakat,” ungkap Kaka selaku pelaksana program ini.

Sosialisasi dan Pendampingan Program Dana Bantuan Operasional Pemkot Semarang untuk Ketua RT oleh Mahasiswa KKN-T 45 Universitas Diponegoro
Dokumentasi bersama Bapak Dhidik selaku ketua RT 01.

“Terima kasih kepada Mas Kaka dengan program mononya yang mendampingi kami tentang program bantuan operasional RT ini, khususnya terkait dengan penyusunan RAP. Harapannya melalui program ini kami bisa lebih mengetahui tentang penyusunan SPJ, berita acara, dan sebagainya dengan pendekatan sistem pemerintahan, terima kasih sekali lagi atas program sosialisasi dan pendampingannya,” ungkap Bapak Dhidhik selaku ketua RT 01 yang mengikuti kegiatan program ini

Melalui program sosialisasi dan pendampingan ini harapannya, Ketua RT 01 dan RT 03 dapat menyelesaikan dokumen RAP dan memulai pelaksanaan program-program prioritas yang telah direncanakan bersama masyarakat.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan