Petani Krikilan Antusias Ikuti Pelatihan Pembua...

Petani Krikilan Antusias Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Nitrobacter dari Tim Hibah MBKM JARPAK UNS

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Sragen — Tim Hibah MBKM JARPak Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk Nitrobacter bagi petani di Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Selasa (21/4/2026), sebagai upaya mendukung pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan yang dilaksanakan di rumah Bapak Suyono selaku Ketua Kelompok Tani Ngudi Rahayu 1 ini diikuti oleh 35 petani anggota kelompok tani. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga praktik langsung pembuatan pupuk Nitrobacter.

Proses praktik pembuatan pupuk Nitrobacter bersama anggota Kelompok Tani Ngudi Rahayu 1 dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Tim Hibah MBKM JARPak Fakultas Pertanian UNS pada Selasa (21/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petani mendapatkan pemahaman mengenai manfaat pupuk Nitrobacter sebagai pupuk hayati yang dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak melihat demonstrasi langsung proses pembuatan pupuk Nitrobacter, mulai dari persiapan bahan, proses pencampuran, fermentasi, hingga teknik penyimpanan yang tepat.

Materi dan praktik pembuatan pupuk Nitrobacter disampaikan oleh Paiman, seorang praktisi yang telah menerapkan penggunaan pupuk Nitrobacter dalam kegiatan pertanian. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Petani aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait dosis penggunaan, efektivitas pupuk terhadap hasil pertanian, hingga cara penerapan di lahan mereka masing-masing.

Petani Krikilan Antusias Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Nitrobacter dari Tim Hibah MBKM JARPAK UNS

Menurut Waluyo, salah satu anggota Kelompok Tani Ngudi Rahayu 1, kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi para petani. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah ilmu, wawasan baru, serta keterampilan petani dalam pembuatan pupuk Nitrobacter. Selain itu, penggunaan pupuk hayati juga dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia dan menekan pengeluaran dalam kegiatan pertanian,” ujarnya.

Pupuk Nitrobacter hasil praktik bersama Tim Hibah MBKM JARPak Fakultas Pertanian UNS dan Kelompok Tani Ngudi Rahayu 1 pada Selasa (21/04/2026).

Sebagai tindak lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pupuk Nitrobacter di sekitar lokasi kegiatan. Dalam praktik tersebut, petani didampingi secara langsung oleh narasumber sehingga mampu memahami setiap tahapan pembuatan secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan ini, petani diharapkan dapat menerapkan pembuatan pupuk Nitrobacter secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di sekitar lingkungan mereka. Selain meningkatkan keterampilan petani, program ini juga diharapkan mampu mendukung terciptanya sistem pertanian berkelanjutan di Desa Krikilan dan sekitarnya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan