Mahasiswa UNS Gelar Penyuluhan Pengendalian Asa...

Mahasiswa UNS Gelar Penyuluhan Pengendalian Asam-Asaman pada Tanaman Padi Bersama KTNA Sragen

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Sragen – Mahasiswa Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pengendalian asam-asaman pada tanaman padi bersama Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Sragen. Kegiatan yang diikuti oleh 50 pengurus dan anggota KTNA tersebut berlangsung di Dukuh Karang Indah, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sragen.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program magang mahasiswa dalam mendukung peningkatan kapasitas petani melalui penyebaran informasi dan teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Penyuluhan bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai penyebab, gejala, serta langkah pengendalian asam-asaman yang sering menjadi salah satu kendala dalam budidaya padi.

Narasumber kegiatan, Samidi, selaku penyuluh pertanian di Kecamatan Sragen, menjelaskan bahwa upaya pengendalian asam-asaman perlu dilakukan untuk menjaga produktivitas lahan pertanian. Menurutnya, “Kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi tingkat asam-asaman di daerah tersebut agar hasil pertanian dapat lebih optimal.”

Dalam penyampaian materi, peserta diberikan penjelasan mengenai kondisi tanah yang memiliki tingkat keasaman tinggi, faktor-faktor penyebab tanah menjadi masam, serta dampaknya terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman padi. Selain itu, peserta juga diajak mengenali gejala-gejala yang muncul pada tanaman akibat kondisi tanah yang terlalu asam serta berbagai langkah pengelolaan yang dapat diterapkan untuk mengatasinya.

Tidak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti demonstrasi pembuatan Pupuk Pelengkap Cair (PPC) bernutrisi yang diperagakan langsung oleh mahasiswa. PPC tersebut dibuat menggunakan beberapa bahan, yaitu pupuk cair, asam giberelat (GA3), pupuk organik cair, dan pupuk mikro serbuk. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai fungsi masing-masing bahan, cara pencampuran, dosis penggunaan, hingga teknik aplikasi pada tanaman padi.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait permasalahan yang dihadapi petani di lapangan, khususnya mengenai pengelolaan tanah masam dan upaya meningkatkan pertumbuhan tanaman padi.

Sebagai bentuk apresiasi dan tindak lanjut praktik yang telah dilakukan, hasil PPC bernutrisi yang dibuat selama demonstrasi dibagikan kepada beberapa peserta melalui mekanisme undian. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola lahan pertanian serta mendukung peningkatan produktivitas tanaman padi di wilayah Kecamatan Sragen.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian UNS Surakarta turut berkontribusi dalam menjembatani penyebaran inovasi pertanian kepada petani sehingga ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dapat diterapkan secara nyata di masyarakat.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan