Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelompok 42 Bantu ...

Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelompok 42 Bantu Posyandu Ngajaran Tingkatkan Kesehatan Balita dan Lansia

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, NGAJARAN– Pos pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Ngajaran Kembali melaksanakan kegiatan rutinnya di Dusun Nalirojo pada Selasa (9/9/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya balita dan lansia. Pelaksanaan dilakukan oleh kader kesehatan dan tenaga medis dengan dukungan mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelompok 42 serta partisipasi aktif warga setempat. Agenda ini menjadi salah satu program rutin pemerintah desa yang diadakan setiap bulan. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya warga yang hadir sejak pagi.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah konsultasi Kesehatan kepada Balita maupun Lansia. Petugas memastikan setiap Balita dan Lansia menerima konsultasi yang sesuai dengan apa yang di alami. Langkah ini dilakukan dengan prosedur kebersihan yang ketat demi keamanan.

Pengukuran antropometri menjadi bagian penting dari kegiatan Posyandu kali ini. Petugas melakukan pencatatan tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar perut dan lingkar lengan pada bayi dan balita. Data tersebut digunakan untuk memantau pertumbuhan dan mendeteksi dini risiko stunting atau gizi buruk. Hasil pengukuran langsung dicatat dalam buku kesehatan anak dan database Posyandu. Orang tua diberikan penjelasan terkait hasil pengukuran dan langkah-langkah yang perlu dilakukan jika ditemukan indikasi masalah pertumbuhan.

Begitupun juga pada lansia, petugas melakukan pengukuran kesehatan yang meliputi tekanan darah (tensi), lingkar pinggang, berat badan (BB), dan tinggi badan (TB). Data tersebut digunakan untuk memantau kesehatan dan mendeteksi dini risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan obesitas. Hasil pengukuran langsung dicatat dalam catatan kesehatan dan database Posyandu. Peserta Posyandu diberikan penjelasan terkait hasil pengukuran dan langkah-langkah yang perlu dilakukan jika ditemukan indikasi masalah kesehatan.

Selain itu, Posyandu juga menyediakan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk mendukung tumbuh kembang anak. Menu yang disediakan menggunakan bahan pangan lokal kaya nutrisi seperti jus jambu, donat kentang, dan jagung. PMT diberikan langsung kepada balita dan lansia yang hadir sebagai bentuk intervensi gizi. Makanan tersebut disiapkan oleh kader Posyandu dengan memperhatikan standar kebersihan dan nilai gizi.

Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelompok 42 Bantu Posyandu Ngajaran Tingkatkan Kesehatan Balita dan Lansia
Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) sedang membantu proses pengukuran antropometri pada balita di kegiatan Posyandu Dusun Nalirojo, Ngajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau pertumbuhan dan mendeteksi dini risiko stunting.

Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelompok 42 Desa Ngajaran berperan aktif dalam membantu jalannya kegiatan. Mereka membantu dalam proses registrasi peserta, pengaturan antrian, pendataan hingga pendistribusian PMT. Kehadiran mahasiswa menambah semangat warga dan kader kesehatan dalam memberikan layanan. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi positif antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat setempat, juga dari posyandu mengungkapkan rasa terimakasih kepada mahasiswa yang telah memberikan bantuan tenaga kerja secara optimal.

Kegiatan Posyandu ini menjadi bukti nyata komitmen Desa Ngajaran dalam menjaga kesehatan warganya. Dengan adanya pengukuran pertumbuhan, pengukuran tekanan darah, PMT, dan edukasi kesehatan, diharapkan angka stunting dapat ditekan. Kolaborasi antara kader kesehatan, tenaga medis, mahasiswa KKN, dan pemerintah desa menciptakan pelayanan yang optimal. Masyarakat pun diharapkan semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin. Upaya ini menjadi langkah kecil namun berarti untuk membangun generasi sehat dan berkualitas.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan