Mahasiswa KKN-T 29 IDBU UNDIP Gelar Edukasi Pen...

Mahasiswa KKN-T 29 IDBU UNDIP Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah dengan Metode Daur Ulang di Desa Plumbon Sukoharjo

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SUKOHARJO — KKN-T Universitas Diponegoro, Hanifa Nur Aulia Rahma Dari Fakultas Administrasi Publik telah melakukan program kerja Sosial Kemasyarakatan Ke-1 pada hari Jum’at (11/07/2025) yang bertema” Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dengan Metode Daur Ulang”. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Balai Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan didatangi oleh Kepala Desa Plumbon beserta jajara perangkat desa, Ketua RT dan RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan dari Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi, terlihat dari jumlah peserta yang hadir dan partisipasi aktif dalam diskusi yang berlangsung.

Sosialisasi difokuskan pada peningkatan pemahaman masyarakat terkait pentingnya cara pengelolaan sampah melalui proses daur ulang, meliputi pengertian, klasifikasi sampah organik dan anorganik, serta tata cara pengelolaannya.sebagai salah satu upaya sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan.

Mahasiswa KKN-T 29 IDBU UNDIP Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah dengan Metode Daur Ulang di Desa Plumbon Sukoharjo
Hanifa Nur Aulia Rahma, mahasiswa KKN-T 29 IDBU Universitas Diponegoro, memaparkan materi pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) kepada warga Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jumat (11/7/2025). Sosialisasi disampaikan secara komunikatif melalui presentasi visual.

Materi sosialisasi disampaikan secara menarik & komunikatif melalui Power Point yang telah dirancang sebelumnya.materi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga memiliki salah satu penerapan konsep praktis dengan menggunakan metode 3R:

1. Reduce (Mengurangi)

Mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dengan cara mengurangi konsumsi barang-barang yang tidak perlu, memilih produk yang dapat digunakan berulang kali, dan menghindari produk yang memiliki kemasan berlebihan.

2. Reuse (Menggunakan Kembali)

Menggunakan kembali barang-barang yang masih dapat digunakan untuk tujuan yang sama atau berbeda, sehingga mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan.

3. Recycle (Mendaur Ulang)

Mengolah sampah menjadi produk baru yang dapat digunakan, sehingga mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir

Hanifa menyampaikan pentingnya kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan, serta mendorong kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih.perlu disampaikan pentingnya mengelola kembali sampah rumah tangga untuk mencegah adanya sampah yang tidak dapat diuraikan atau dikelola secara baik.

Pengelolaan sampah yang efektif tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga memungkinkan penggunaan kembali produk yang bermanfaat

Dengan pengelolaan sampah yang baik, penggunaan lama dapat dimanfaatkan kembali dan terealisasi dengan efektif, sehingga mengurangi kebutuhan akan produk baru dan meminimalkan dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, pengelolaan sampah rumah tangga yang efektif merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Perangkat Desa & Masyarakat Plumbon menerima kegiatan ini dengan antusias dan mengaku mendapatkan informasi baru yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu warga sekitar bahkan mengakui sebelum adanya sosialisasi ini mereka tidak mengetahui bahwa terdapat mengelola sampah rumah tangga memiliki penanganan khusus.

Melalui Pengakuan,warga menunjukkan bahwa sampah telah menjadi isu yang menantang bagi Desa Plumbon, bukan sebagai sumber motivasi, melainkan sebagai masalah yang perlu diatasi.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan sukses, ditandai dengan keterlibatan aktif dan partisipatif dari para peserta. KKN-T 29 IDBU UNDIP berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang efektif melalui kegiatan ini.

Diharapkan, melalui edukasi ini, masyarakat dapat mulai menjalankan langkah-langkah pengelolaan sampah yang efektif, warga dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih, serta meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dosen Pembimbing Lapangan:
– Dr. Cahya Tri Purnami, S.KM., M.Kes.
– dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med., Ph.D

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan