Mahasiswa KKN 9 Leyangan UPGRIS Bersama Warga S...

Mahasiswa KKN 9 Leyangan UPGRIS Bersama Warga Sulap Lahan Kosong Jadi “Taman Serman” Seribu Manfaat

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SEMARANG – Mahasiswa KKN 9 Universitas PGRI Semarang bersama warga RT 05 RW 05 Desa Leyangan bergotong royong mewujudkan ruang hijau produktif melalui kerja bakti pada Minggu, 14 September 2025. Lahan kosong di samping Balai RW 05 yang sebelumnya tak terurus kini dipersiapkan menjadi Taman Serman (Seribu Manfaat).

Kegiatan dimulai dengan pembongkaran tenda yang sebelumnya digunakan untuk acara Maulid Nabi. Setelah itu, warga bersama mahasiswa KKN langsung bergerak membersihkan area sekitar dengan membabat rumput liar, mengemburkan tanah, serta mengangkat tumpukan sampah. Selokan di sekitar lahan pun tak luput dari perhatian, sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan rapi.

Mahasiswa KKN 9 Leyangan UPGRIS Bersama Warga Sulap Lahan Kosong Jadi “Taman Serman” Seribu Manfaat
Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 9 bersama warga RT 05 RW 05 Desa Leyangan bergotong royong membersihkan lahan kosong dan membabat rumput liar. Kegiatan ini merupakan tahap awal dalam pembangunan Taman Serman (Seribu Manfaat) sebagai ruang hijau produktif.

Taman Serman dirancang bukan sekadar taman hias, melainkan taman produktif yang berisi aneka tanaman bermanfaat seperti cabai, terong, kayu putih, palem, hingga tanaman herbal. Di sisi taman juga disediakan kursi untuk tempat duduk dan beristirahat, sehingga area ini dapat menjadi ruang interaksi warga sekaligus sarana edukasi bercocok tanam bagi anak-anak.

Ketua KKN 9 Leyangan, Fadhil Raihan, menyampaikan bahwa keberadaan taman ini diharapkan menjadi titik perubahan positif bagi warga. “Kami ingin lahan kosong ini benar-benar hidup sesuai namanya, Seribu Manfaat. Taman ini bisa menjadi ruang belajar, tempat bercocok tanam bersama, sekaligus area santai yang bermanfaat bagi semua kalangan,” ujarnya.

Pak RT 05 juga menegaskan bahwa taman ini diharapkan membawa banyak manfaat sesuai konsep yang diusung. Bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah melalui tanaman yang bisa dipanen, serta menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan warga.

Dengan semangat gotong royong, lahan kosong yang dulunya terabaikan kini bertransformasi menjadi Taman Serman, sebuah taman produktif yang memadukan fungsi ekologis, sosial, dan edukatif. Kehadirannya bukan hanya mempercantik desa, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan