JATENGKU.COM, Karanganyar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Navadiksa Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan QRIS bagi Pelaku UMKM di Aula Kantor Kepala Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas pelaku usaha dari berbagai sektor, seperti warung makan, warung jajanan, usaha rumahan, dan usaha mikro lainnya yang berada di Desa Wonosari.
Program ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung transformasi digital di kalangan pelaku UMKM. Seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya penggunaan pembayaran digital di masyarakat, metode pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi salah satu solusi yang praktis, aman, dan efisien. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan QRIS karena keterbatasan informasi mengenai manfaat, prosedur pendaftaran, dan penggunaannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, KKN Navadiksa menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang kewirausahaan dan pengembangan bisnis. Narasumber pertama, Drs. Nurudin, seorang pengusaha di bidang Food and Beverage (F&B) dan pariwisata, menyampaikan pentingnya adaptasi pelaku usaha terhadap perkembangan teknologi digital guna meningkatkan daya saing usaha. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa digitalisasi pembayaran dapat membantu pelaku UMKM memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan sekaligus memperluas peluang pasar.

Narasumber kedua, Muhammad Aufa Al Hafidz, seorang entrepreneur Gen-Z dan konten kreator, memberikan wawasan mengenai peluang pengembangan usaha di era digital. Beliau menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital, termasuk QRIS, tidak hanya memudahkan transaksi tetapi juga dapat menjadi langkah awal bagi UMKM untuk mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya membangun citra usaha yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain sesi sosialisasi, peserta memperoleh pendampingan langsung mengenai proses pendaftaran QRIS dan tata cara penggunaannya. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM memahami langkah-langkah yang diperlukan agar dapat segera menerapkan sistem pembayaran digital dalam usahanya. Dengan adanya QRIS, transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat, praktis, dan tercatat secara otomatis sehingga memudahkan pengelolaan keuangan usaha.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung. Para pelaku UMKM aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pemanfaatan QRIS dalam usaha mereka. Melalui program ini, mahasiswa KKN Navadiksa berharap semakin banyak pelaku UMKM di Desa Wonosari yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan sistem pembayaran digital sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Prof. Dr. Winarno, S.Pd., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Melalui program ini, mahasiswa KKN Navadiksa berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital dan kapasitas pelaku UMKM di Desa Wonosari.
Penulis: Tim KKN Navadiksa UNS Desa Wonosari
Lokasi Kegiatan: Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar
Jumlah Peserta: 30 orang
Dosen Pembimbing Lapangan: Prof. Dr. Winarno, S.Pd., M.Si.
Narasumber: Drs. Nurudin (Pengusaha F&B dan Pariwisata) dan Muhammad Aufa Al Hafidz (Entrepreneur Gen-Z dan Konten Kreator).